Biodiversity

Hijau Belum Tentu Hidup: Ketika Ruang Terbuka Hijau Belum Menjadi Ruang bagi Biodiversitas

Ada satu pertanyaan sederhana yang belakangan muncul ketika saya melihat sebuah lanskap perkotaan:
“Tempat ini hijau, tetapi apakah benar-benar hidup?”

Meninjau kembali hubungan antara kesehatan manusia, ruang hijau, dan kebutuhan spesies lain untuk bertahan di kawasan perkotaan.

Hijau Belum Tentu Hidup: Ketika Ruang Terbuka Hijau Belum Menjadi Ruang bagi Biodiversitas Read More »

Di Garis Depan Melindungi Keanekaragaman Hayati dari Pencemaran Plastik

Kita sudah hidup sekitar 100 tahun sejak inovasi plastik pertama kali lahir, sekitar 70 tahun sejak produk plastik digunakan secara massal (Thompson et al., 2009), dan sekitar 50 tahun sejak plastik secara resmi diakui sebagai salah satu sumber pencemaran global (International Maritime Organization, 1988). Saat saya menulis tulisan ini, saya berusia 24 tahun, dan pesan “buang sampah pada tempatnya” sudah ada sejak saya duduk di bangku taman kanak-kanak. Namun hingga hari ini, persoalan sampah plastik masih dapat kita temui hampir di setiap sudut kehidupan.

Di Garis Depan Melindungi Keanekaragaman Hayati dari Pencemaran Plastik Read More »

Ketika Alam Berbicara, Sudahkah Kita Mendengar?

Ketika air mulai surut di berbagai wilayah Sumatra, yang tertinggal bukan hanya lumpur dan puing-puing. Yang tersisa adalah duka yang jauh lebih dingin daripada banjir yang melanda Aceh, lebih kelam daripada longsor di Sumatra Utara, dan lebih sunyi daripada reruntuhan di Sumatra Barat. Hingga penghujung tahun 2025, 1.112 jiwa telah hilang (Kompas.com, 23/12). Di balik setiap angka, ada nama, ada keluarga, ada masa depan yang terputus.

Ketika Alam Berbicara, Sudahkah Kita Mendengar? Read More »

Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Perlindungan Hutan yang Berkelanjutan

Hutan bukan sekadar hamparan pepohonan dan tempat tinggal beraneka ragam satwa, tetapi juga menjadi sumber kehidupan, penyangga keseimbangan ekosistem, sekaligus menjadi ruang kerja bagi banyak orang yang berjuang untuk menjaga keberlanjutannya. Hampir setiap hari, para pekerja maupun relawan harus menghadapi berbagai macam tantangan, mulai medan yang berat, ancaman satwa liar, cuaca yang ekstrem serta sulit diprediksi, hingga potensi bahaya kebakaran hutan dan lahan. Oleh sebab itu, penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam setiap kegiatan perlindungan hutan.

Keselamatan dan Kesehatan Kerja untuk Perlindungan Hutan yang Berkelanjutan Read More »

Empat Perusahaan Pelopori Studi Kelayakan JCM Berbasis Nature-based Solutions di Indonesia

INPEX CORPORATION (Jepang), Sustainacraft Inc. (Jepang), PT Merdeka Sejahtera Persada (Indonesia), dan PT Jaga Planet Indonesia (Indonesia) resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) untuk melaksanakan studi kelayakan penerapan Joint Crediting Mechanism (JCM) pada proyek Wetland Restoration and Conservation (WRC) di Indonesia.

Empat Perusahaan Pelopori Studi Kelayakan JCM Berbasis Nature-based Solutions di Indonesia Read More »

Menjejak CINTA: Gajah Sumatera dari Monitor Satelit ke Tatapan Nyata

Sebagian besar orang mungkin membayangkan gajah sebagai hewan besar, gemuk, lucu, jinak, dan bisa ditunggangi dengan santai — bahkan lebih santai dibanding menunggang kuda. Tak jarang, gambaran tentang gajah hanya sebatas satwa kebun binatang, tunggangan wisata, atraksi sirkus, atau tokoh kartun yang menggemaskan. Namun, pengalaman pertama saya melihat langsung gajah sumatera (Elephas maximus sumatranus) di Taman Nasional Bukit Tiga Puluh telah benar-benar mengubah pandangan saya, bukan hanya terhadap gajah, tetapi juga terhadap semua satwa yang masih… “liar”.

Menjejak CINTA: Gajah Sumatera dari Monitor Satelit ke Tatapan Nyata Read More »

Scroll to Top