Unlocking Knowledge in NBS Carbon Project: Kolaborasi Dassa dan Fakultas Kehutanan UGM

Yogyakarta, 14 Mei 2025 – Dassa kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas generasi muda di bidang lingkungan dan iklim. Kali ini, Dassa hadir sebagai narasumber dalam pelatihan bertajuk “Unlocking Knowledge in NBS Carbon Project” yang diselenggarakan oleh Career Development Center (CDC) Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM).

Kegiatan ini berlangsung di Auditorium, Gedung A Lantai 1, Fakultas Kehutanan UGM, dan dirancang sebagai bagian dari pembekalan bagi mahasiswa tingkat akhir menjelang kelulusan dengan tujuan memperluas wawasan mereka mengenai isu iklim, mekanisme pasar karbon, serta peluang karier di sektor keberlanjutan.

Pelatihan ini dirancang sebagai bagian dari pembekalan bagi mahasiswa tingkat akhir Fakultas Kehutanan UGM menjelang kelulusan, dengan tujuan memperluas wawasan mereka mengenai isu iklim, mekanisme pasar karbon, serta peluang karier di sektor keberlanjutan.

Kegiatan ini dibuka oleh Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D., selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman menyeluruh mengenai konsep dasar karbon dan proyek karbon. Ia juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Dassa dalam memperluas perspektif mahasiswa, sekaligus menginformasikan bahwa Fakultas Kehutanan UGM dan Dassa tengah menjajaki program kolaboratif beasiswa bagi mahasiswa berprestasi.

Hadir langsung Sylviana Andhella (President Director), Haryo Ajie Dewanto (Technical & Business Development Director), dan Leo Wibowo Seta Nugraha (Head of Carbon Project Development). Dassa membawakan materi yang komprehensif dan aplikatif tentang proyek karbon berbasis alam (Nature-Based Solutions/NBS), dimulai dari dasar-dasar perubahan iklim dan siklus karbon, hingga perkembangan pasar karbon global dan nasional.

Peserta juga mendapatkan pemahaman mendalam tentang siklus hidup proyek karbon, aktor-aktor kunci yang terlibat, jenis-jenis proyek karbon, serta studi kasus nyata dari lapangan. Sesi ditutup dengan pembahasan tentang keterampilan yang dibutuhkan untuk berkarier di bidang ini, dan tips strategis menghadapi tantangan dunia kerja keberlanjutan.

Untuk mengukur efektivitas pembelajaran, peserta mengikuti pre-test dan post-test guna mengetahui peningkatan pemahaman mereka terhadap materi yang disampaikan.

“Proyek karbon bukan hanya tentang angka, tapi tentang alam, manusia, dan masa depan. Diperlukan pengetahuan, keterampilan, dan kepekaan dalam mengelolanya secara berkelanjutan,” ujar Sylviana Andhella dalam salah satu sesi diskusi.

Melalui kolaborasi ini, Dassa berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan ruang belajar yang mendekatkan mahasiswa pada praktik nyata di sektor lingkungan. Dassa percaya bahwa dengan akses pengetahuan yang tepat, akan lahir lebih banyak profesional muda yang bukan hanya siap bekerja, tapi juga siap membawa dampak positif bagi masa depan bumi.

Bagikan Wawasan

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
Threads

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Scroll to Top