Transparansi Dimulai dari Diri Sendiri: Dassa Verifikasi Emisi Operasional 2025

Jakarta, 30 April 2026, Dassa memperoleh Opini Verifikasi Positif atas inventarisasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) periode 2025 sebagai langkah memperkuat transparansi, akuntabilitas, dan komitmen dekarbonisasi perusahaan.

Dalam upaya menghadapi krisis iklim, transparansi bukan lagi sekadar pilihan. Bagi organisasi yang bergerak di bidang lingkungan dan keberlanjutan, transparansi menjadi fondasi penting untuk membangun kepercayaan, kredibilitas, dan dampak yang nyata.

Berangkat dari prinsip tersebut, Dassa telah menyelesaikan proses inventarisasi dan verifikasi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) untuk seluruh kegiatan operasional perusahaan selama periode 1 Januari hingga 31 Desember 2025. Proses verifikasi dilakukan oleh Sustainable Innovation in Practice (SIP) sebagai lembaga verifikasi independen dan menghasilkan Opini Verifikasi Positif terhadap laporan emisi GRK Dassa.

Hasil verifikasi tersebut menyatakan bahwa inventarisasi emisi GRK Dassa telah disusun sesuai dengan persyaratan ISO 14064-1:2018, standar internasional yang menjadi acuan dalam pengukuran, pelaporan, dan pengelolaan emisi gas rumah kaca di tingkat organisasi.

Mengapa Verifikasi Emisi Penting?

Semakin banyak organisasi mulai menghitung jejak emisinya sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan. Namun, menghitung emisi saja tidak cukup. Data yang dilaporkan perlu diverifikasi untuk memastikan bahwa metodologi, sumber data, dan hasil yang disampaikan dapat dipercaya.

Sebagaimana laporan keuangan membutuhkan audit independen, inventarisasi emisi juga memerlukan proses verifikasi untuk memberikan keyakinan bahwa informasi yang dilaporkan telah melalui peninjauan yang objektif dan sistematis.

Bagi Dassa, verifikasi ini bukan sekadar proses kepatuhan terhadap standar, melainkan bagian dari tanggung jawab untuk memahami dan mengakui dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan operasional perusahaan secara terbuka.

Proses verifikasi mencakup seluruh sumber emisi organisasi, mulai dari Lingkup 1 (emisi langsung) yang berasal dari operasional perusahaan, Lingkup 2 (emisi tidak langsung) dari penggunaan energi, hingga Lingkup 3 (emisi tidak langsung lainnya) yang mencakup perjalanan bisnis, perjalanan karyawan, pengelolaan limbah, serta berbagai aktivitas pendukung operasional lainnya.

Transparansi sebagai Langkah Awal

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang iklim, karbon, dan solusi berbasis alam, Dassa percaya bahwa perubahan harus dimulai dari diri sendiri.

Sebelum membantu organisasi lain memahami dan mengelola emisinya, Dassa merasa penting untuk terlebih dahulu mengetahui, mengukur, dan mengakui dampak yang dihasilkan oleh operasionalnya sendiri.

“Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang lingkungan, kami merasa penting untuk secara terbuka mengakui emisi yang dihasilkan dari kegiatan operasional kami sendiri. Verifikasi ini bukan hanya tentang mengetahui berapa besar emisi yang kami hasilkan pada tahun 2025, tetapi juga tentang memiliki dasar yang jelas untuk melakukan aksi pengurangan emisi dan mendorong upaya dekarbonisasi yang nyata pada tahun-tahun berikutnya,” ujar Risky Faradina, ESG Specialist of Dassa.

Verifikasi ini bukanlah garis akhir, melainkan titik awal untuk membangun strategi pengurangan emisi yang lebih terukur dan berbasis data.

Dari Pengukuran Menuju Dekarbonisasi

Salah satu hasil penting dari proses verifikasi ini adalah ditetapkannya tahun 2025 sebagai Base Year atau tahun dasar inventarisasi emisi Dassa.

Dengan adanya baseline yang telah diverifikasi secara independen, Dassa kini memiliki acuan yang jelas untuk mengukur efektivitas berbagai inisiatif pengurangan emisi di masa mendatang. Setiap upaya efisiensi operasional, pengurangan emisi, maupun program dekarbonisasi dapat dievaluasi secara lebih konsisten dan terukur.

Pendekatan ini menjadi penting karena aksi iklim yang efektif membutuhkan data yang akurat. Tanpa memahami kondisi awal, organisasi akan kesulitan mengukur sejauh mana perubahan yang berhasil dicapai.

Membangun Kredibilitas Melalui Verifikasi Independen

Sebagai lembaga verifikasi independen, SIP menilai bahwa pencapaian ini mencerminkan komitmen Dassa dalam membangun tata kelola lingkungan yang bertanggung jawab dan transparan.

“Kami mengucapkan selamat kepada Dassa atas opini positif yang diperoleh. Kami berharap pencapaian ini menjadi wujud tanggung jawab terhadap lingkungan di sekitar perusahaan dan, yang lebih penting, terhadap bumi,” kata Asdin Nur, Technical Manager of Sustainable Innovation in Practice.

Komitmen yang Terus Berlanjut

Bagi Dassa, memperoleh Opini Verifikasi Positif bukanlah tujuan akhir. Verifikasi ini menjadi bagian dari perjalanan yang lebih panjang untuk memastikan bahwa setiap langkah keberlanjutan yang dilakukan memiliki dasar yang kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melalui inventarisasi dan verifikasi emisi GRK periode 2025, Dassa mengambil langkah penting untuk memahami dampak yang dihasilkan oleh operasional perusahaan sekaligus membangun fondasi bagi aksi pengurangan emisi yang lebih terarah di masa depan.

Karena pada akhirnya, aksi iklim yang kredibel tidak dimulai dari klaim, melainkan dari keberanian untuk mengukur, mengakui, dan bertanggung jawab atas dampak yang kita hasilkan sendiri.

Dan bagi Dassa, transparansi memang harus dimulai dari diri sendiri.

Bagikan Wawasan

Facebook
X
LinkedIn
WhatsApp
Threads

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Scroll to Top