Kolaborasi adalah kunci untuk menjawab tantangan hari ini dan menyiapkan masa depan. Pada 11 April 2025, Dassa dan Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM) meresmikan kerja sama lima tahun melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU).
Kerja sama ini bukan sekadar formalitas. Ia menjadi pondasi untuk menghadirkan ruang belajar bersama, dimana ilmu, pengalaman, dan nilai keberlanjutan tumbuh berdampingan.
Langkah Bersama untuk Ilmu yang Berdampak
Kemitraan ini dibangun untuk memperkuat kapasitas di bidang kehutanan dan lingkungan. Dassa dan UGM sepakat bahwa masa depan hutan Indonesia membutuhkan sinergi antara pengetahuan akademik dan praktik lapangan.
Lewat kolaborasi ini, akan mendorong :
- Pelatihan dan lokakarya bersama terkait kehutanan dan solusi berbasis alam,
- Pengembangan kurikulum dan materi berbasis sains dan pendekatan yang sudah teruji di lapangan,
- Pertukaran pemahaman antara dunia akademik dan industri,
- Program sertifikasi bagi peserta dari berbagai latar belakang.
Semua disiapkan untuk satu tujuan: melahirkan talenta muda untuk masa depan lingkungan Indonesia yang siap menjawab tantangan zaman.

Masa Depan Dimulai dari Langkah Hari Ini
Dassa percaya, pendidikan yang baik bukan hanya soal teori, tapi tentang bagaimana ilmu itu diterapkan dan memberi dampak. Itulah mengapa kerja sama ini begitu penting.
Dengan kolaborasi ini, kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar pelatihan, tapi juga ruang tumbuh, tempat bertukar gagasan, dan peluang nyata untuk berkontribusi bagi bumi.
Kolaborasi ini terwujud berkat dukungan penuh dari pimpinan Fakultas Kehutanan UGM :
- Ir. Sigit Sunarta, S.Hut., M.P., M.Sc., Ph.D., IPU. – Dekan
- Ir. Dwiko Budi Permadi, S.Hut., M.Sc., Ph.D. – Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan
- Prof. Ir. Widiyatno, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM. – Guru Besar Ilmu Silvikultur
Kami percaya, langkah hari ini akan membawa dampak besar untuk masa depan lingkungan Indonesia.